“Menyusun kejayaan dalam kehidupan di dunia ibarat melukis di atas lembaran kertas, si pelukis boleh sahaja menyusun kedudukan bintang, bulan, pepohon nan rimbun, gunung-ganang, sungai nan damai, bukit-bukau, burung-burung...tetapi hakikatnya ia hanyalah sebuah lukisan-(maya, bukan nyata, terbatas dalam bingkai gambar, tidak hidup, karya manusia bukan karya Allah, bersandar pada kekuatan manusia bukan pada kekuatan Allah)”- (Asadullah 2005)