Friday, October 07, 2005

Jika dia miliku

Bismillah. Hari ni sejarah aku pos 2 sekali kat blog ni. Dapat idea masa tengah duduk2 tadi. Sebab apa ye aku pos tajuk ni? Sebenarnya ada satu lagu yang mula2 aku benci, kurang lebih begini liriknya...

"Oh tuhan, seandainya telah kau catatkan dia miliku, tercipta untuk diriku, satukanlah hatinya dengan hatiku, titipkanlah kebahagian..."

Gila...dah tak ada aqidah, mana pergi maruahnya seorang lelaki pejuang asyik nak lentok kiri kanan...asal lagu je cinta, asal lagu je main jiwa2. Semoga Allah merahmati diriku dan hari hadapanku. Minta jauh dari cinta dunia dan perhiasannya yang melampau sehingga takut dengan sakarat mautMu ya Allah.

Kini...aku dalam "proses khitbah". Betul ke istilah ni?. Ala kulli hal, sekarang sudah dalam proses berjumpa keluarganya dan baru selesai taaruf. Alhamdullilah Allah menjauhkan diriku dari proses2 pernikahan yang tidak halal disisi Allah. Aku tidak merengek merayu, aku tidak hanyut dalam nafsu...

Bila ini terjadi barulah lagu tadi terkesan betul. Bagiku, perasaan begini timbul setelah mangkin hampir menuju gerbang pernikahan..setelah semua proses2nya berlalu dengan redha Allah...setelah semuanya dalam izin dan redha keluarga...setelah semuanya jelas akan tujuan dan matlamat maratib amal kedua ini...I.Allah...jika dia tercipta untuk diriku.

Cuma satu, senyapnya syaitan menghasut anak Adam, ibarat senyapnya peredaran darah dalam tubuh manusia...halus dan pasti...Aku memohon limpahan kasih sayangMu ya Allah...Kaulah Tuhan, cinta agungku...dengarlah persaksian hambamu...

“Saat yang paling bahagia dalam kehidupanku adalah saat aku menangis dihadapaMu” Asadullah (2005)